bongjun { jurnablogis planet natuna }

Sri Mulyani di Dadaku

………Selama saya tidak menghianati kebenaran, selama saya tidak mengingkari nurani saya, dan selama saya masih bisa menjaga martabat dan harga diri saya, maka disitu saya menang……. “ ( Sri Mulyani Indrawati )

Masih tentang PEMILU KADA NATUNA 2011

Jika kita berani bertanya kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Natuna yang saat ini menurut perhitungan sementara memperoleh suara terbanyak, apakah Ilyas Sabli dan Imalko menggunakan politik uang ( membeli suara ) untuk memenangkan Pemilu Kada Natuna 2011 ? Insya Allah mereka akan terdiam. Dan diam adalah sebuah jawaban.

Dan memang MENANG adalah hal yang relatif, tergantung dari sudut mana kita memandang .Secara kuantitas boleh jadi pasangan tersebut unggul. Namun secara kualitas mereka kalah terhadap pemilih-pemilih cerdas yang tidak tergiur dengan umpan duit tersebut. Mereka kalah terhadap pemilih yang tidak menghianati kebenaran, pemilih yang tidak mengingkari nurani dan pemilih yang masih bisa menjaga martabat dan harga diri.

Dan buat para pemilih yang menghendaki perubahan mendasar di Kabupaten Natuna yang “dikalahkan” dengan permainan politik uang, kita mesti harus bersabar,…..barangkali SMS yang saya terima pagi ini dari salah seorang kawan kita yang juga berjuang untuk sebuah perubahan walaupun beliau seorang PNS layak untuk kita renungi :

“ Yow,…menyikapi kekalahan ….ni ade firman Allah sbb “Brp bnyak trjd glongan yg sdkt dpt mngalahkan glongan yg bnyak dgn izin Allah & Allah bserta org2 yg sabar (QS.Albaqarah 2:249 )

Jalan untuk perubahan Natuna ke arah yang lebih baik,…masih panjang dan wajib untuk terus diperjuangkan. Bersabarlah.

Dummy placeholder (20px)

3 Komentar:

Fernando Muhammad said...

untuk sementara di negri ini demokrasi bisa di beli, semoga secepatnya Allah membukakan mata hati bangsa ini...Amiin
*bersabar selama lima tahun lagi, tetap semangat Bang !*

Edo said...

Semoga saat itu segera datang...,
n.n

sweety said...

Akuh gak bisa di beli....Masbangbong...xixixi...
Buat apah menang kalo jadi pengkianat...mending ke laut ajah....

Post a Comment

Serial Padepokan Rumah Kayu

Komentar